5 Tips Membuat Reseller Makin Aktif dan Memiliki Jaringan Luas, Bisnis Makin Buas!

 

Apapun produknya, penjualan berbasis offline dan juga online pasti membutuhkan reseller untuk membuat bisnis makin berkembang. Apalagi dengan kemudahan teknologi dan beragamnya sosial media, membuat orang tergiur untuk berbisnis online seperti menjadi reseller. Karena penjualan bisa dilakukan dari rumah bermodal smartphone dan jaringan internet. Reseller ini bisa datang dari beragam profesi, mulai dari pegawai swasta, pelajar, sampai dengan ibu rumah tangga.

Bagi perusahaan atau supplier banyak sekali keuntungan yang didapatkan dari memiliki banyak reseller. Mulai dari penjualan makin tinggi, memiliki tenaga ekstra dalam marketing, jaringan bisnis yang lebih luas, sampai dengan mengurangi biaya operasional.

Setelah memiliki sejumlah reseller, jangan dibiarkan begitu saja ya. Supaya reseller semakin aktif dengan jaringan yang luas, perlu adanya usaha dari supplier. Jika reseller sudah aktif akan membuat usaha Anda semakin berkembang pesat. Yuk ikuti cara-cara mudah berikut ini untuk membuat reseller Anda jadi lebih aktif.

1. Membuat Group Reseller

Guna memudahkan reseller yang suplier berinteraksi, ada baiknya memiliki grup diskusi. Setiap ada member baru masukkan ke dalam grup. Banyak hal yang bisa Anda dapatkan dari membuat grup diskusi secara online, mulai dari melihat perkembangan, memantau keaktifan reseller, sampai mengetahui keluh kesah.

Selain itu semua, jika ada produk baru atau sesuatu yang dimutakhirkan, para reseller sudah tidak perlu lagi susah untuk mendapatkan informasi. Bahkan jika ada hal-hal yang tidak dimengerti langsung bisa ditanyakan kepada supplier terkait.

2. Membuat Channel Incentive untuk Reseller

Upaya lainnya yang sangat disarankan untuk dilakukan yakni membuat channel incentive. Jangan salah ya, banyak sekali manfaat yang akan Anda dapatkan dengan membuat channel incentive, mulai dari meningkatkan performa atau produktivitas, membuat reseller makin loyal dan sebagai bentuk apresiasi.

Perolehan insentif ini bisa dilihat dari berbagai hal, bisa dari kinerja, omzet tertinggi, dan lain sebagainya. Untuk membuat insentif semakin adil, ada baiknya memberikan data yang konkret. Maka dari itulah Anda bisa memanfaatkan TADA yang merupakan sebuah platform untuk peningkatan bisnis, salah satunya dalam pembuatan channel incentive ini.

Keuntungan yang akan didapatkan saat memilih TADA adalah memelihara reseller dengan insentif. Ada banyak fitur yang ditawarkan, mulai dari;

  • Desain yang mudah digunakan,
  • Bisa memberikan penawaran berbagai hadiah menarik lebih dari 15 kategori, termasuk juga di dalamnya paket internet, e-voucher belanja, emas batangan, uang elektronik, pengalaman, dan lain sebagainya
  • Bisa digunakan 24 jam dalam seminggu
  • Dapat melihat data dalam bentuk analisis dan pelaporan

Dengan banyaknya kemudahan untuk membuat reseller makin aktif, loyal, dan juga makin berkembang, jangan ragu untuk memilih TADA sebagai platform pembuat channel incentive.

3. Jangan Pelit untuk Membagikan Ilmu

Bagi mereka yang baru terjun ke dunia reseller, akan banyak hal-hal yang menjadi kendala. Salah satunya adalah pengalaman yang kurang membuat langkah jadi terhambat. Jika Anda melihat masalah ini terjadi pada reseller yang sedang ditarget, jangan pelit untuk membagikan ilmu, tips and trik dan juga semangat tentunya.

Selain membagikan ilmu, juga akan memperkuat hubungan antara supplier dengan reseller. Supaya lebih terorganisir, seperti yang disebutkan sebelumnya bisa membuat grup di sosial media atau aplikasi chatting. Jika memiliki waktu yang longgar, sesekali perlu mengadakan seminar atau kelas-kelas tertentu. Isinya bisa berbagi pengalaman atau bisa kelas motivasi.

Jangan segan untuk sesekali mempromosikan para reseller-reseller yang selama ini berjasa untuk Anda. Bisa pengumuman di media sosial atau lainnya. Lakukan dengan cara Anda ya.

Dengan berbagi ilmu, akan banyak hal yang akan Anda dapat. Reseller yang loyal, jalinan bisnis yang makin kuat, dan memiliki pemikiran terbuka dengan berbagai kasus yang terjadi di lapangan secara langsung saat menghadapi konsumen. Tidak jarang Anda juga akan belajar. Simbiosis mutualisme bukan?

4. Lakukan Pembinaan Secara Rutin

Meski sekarang ini sedang di masa pandemi, ada banyak cara untuk melakukan pembinaan secara rutin. Misalnya saja melakukan meeting secara online. Ada banyak materi yang bisa disampaikan. Seminar kecil-kecilan ini bisa dengan tema product knowledge, bagaimana cara untuk menggaet calon konsumen, perkenalan, dan lain sebagainya. Jika Anda merasa perlu ilmu tambahan materi bisa berasal dari Youtube, kisah-kisah sukses, sampai dengan buku-buku tentang bisnis.

Jika jumlah reseller sangat banyak, bisa dibagi menjadi lebih dari satu sesi. Pembinaan secara rutin ini bisa dilakukan minimal satu bulan sekali, lebih baik bisa dua kali dalam seminggu. Medianya bisa menggunakan Zoom meeting, Google Meet, atau lainnya.

5. Pahami Karakter dari Reseller

Satu hal lagi untuk membangun jaringan reseller semakin luas adalah kenali masing-masing individu. Cara untuk mengenali karakter dari reseller ini sangat banyak sekali. Salah satunya bisa berinteraksi secara langsung atau jika tidak memungkinkan dapat melihat portofolio. Maka dari itu penting sekali meminta portofolio atau data lengkap sebelum menyetujui reseller.

Buatlah peraturan yang jelas, penalti yang diberikan supaya reseller tahu konsekuensi jika tidak mencapai target yang telah ditentukan. Hal ini semata-mata dilakukan untuk mengantisipasi kejadian-kejadian tidak terduga di masa depan.

Dalam berbisnis lakukan dengan sungguh-sungguh supaya hasil yang didapatkan bisa maksimal. Pun sama dengan membangun reseller ini bukan pekerjaan yang gampang, maka dari itulah perlu dedikasi dan pengorbanan waktu serta uang untuk membuat semuanya berjalan dengan lancar usaha makin berkembang. Semoga tips-tips di atas bermanfaat untuk mengembangkan reseller bisnis Anda!