6 Tips Traveling Untuk Penyandang Difabel Supaya Tetap Aman dan Nyaman

Tidak hanya orang dengan tubuh normal saja yang bisa berwisata, mereka yang berkebutuhan khusus atau difabel juga memiliki hal yang sama untuk menikmati liburan menyenangkan. Agar liburan berjalan aman dan nyaman, sebaiknya kamu mengetahui tips traveling untuk penyandang difabel berikut.

6 Tips Traveling Untuk Penyandang Difabel yang Aman

Bagi kamu yang berkebutuhan khusus tidak usah khawatir jika ingin liburan. Kamu tetap bisa berliburan dengan nyaman dan aman selama mematuhi beberapa tips berikut ini:

1. Mempersiapkan Diri Sejak Lama

Hal pertama yang harus dipatuhi oleh difabel saat akan liburan adalah mempersiapkan diri sejak lama. Persiapan jangan dilakukan mendadak agar tidak ada sesuatu apapun yang terlewat.

Ada beberapa hal yang harus kamu list sejak jauh-jauh hari seperti penginapan, opsi transportasi aman yang tersedia di tempat wisata, kegiatan apa saja yang bisa dilakukan hingga berbagai kebutuhan lainnya. Untuk memastikan semua hal tersebut terakomodir dengan baik, kamu harus melakukan riset mendalam.

Pastikan juga kamu membawa obat-obatan yang dibutuhkan serta barang kebutuhan yang dibutuhkan. Jika kamu membutuhkan barang tertentu, sebaiknya bawa barang itu dari rumah agar tidak merepotkanmu saat sampai di lokasi tujuan.

2. Berkonsultasi dengan Dokter

Tips traveling untuk penyandang difabel tetap aman yang sering terlupakan oleh teman-teman difabel adalah berkonsultasi ke dokter sebelum berangkat. Padahal, berkonsultasi ke dokter akan sangat membantu kamu menentukan apa saja yang harus dipersiapkan sebelum berangkat.

Dokter juga akan memberikan evaluasinya terhadap kondisi kesehatan tubuh kamu serta obat atau vitamin apa yang harus ikut dibawa. Jika dibutuhkan, minta surat keterangan dari dokter yang menunjukkan bahwa kamu aman untuk melakukan bepergian.

Surat keterangan ini mungkin saja akan diminta saat kamu melakukan perjalanan menggunakan transportasi umum atau menggunakan fasilitas tertentu.

3. Terus Berkomunikasi dengan Keluarga atau Teman Dekat

Selama perjalanan apabila dilakukan seorang diri jangan lupa untuk terus menjalin komunikasi dengan teman dekat atau keluarga. Dengan terus berkomunikasi dengan orang terdekat, kamu akan meminimalisir risiko keamanan yang mungkin muncul jika pergi seorang diri.

Kabarkan kepada keluarga sedang ada dimana kamu saat ini kemudian beritahu juga rencana pelajaran kamu selanjutnya selama berwisata.

4. Mengecek Opsi Transportasi Umum yang Tersedia

Hal selanjutnya yang tidak boleh terlupakan adalah mengecek opsi transportasi umum apa saja yang tersedia di tempat destinasi wisata. Kamu disarankan untuk memilih tempat atau kota yang sudah mengakomodir kebutuhan orang dengan kebutuhan khusus di transportasi publiknya.

Beberapa kota di Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Malang, Yogyakarta sudah memiliki transportasi umum yang ramah terhadap difabel. Bagi kamu yang membutuhkan alat bantu jalan seperti kursi roda, kruk, kaki palsu dan sebagainya sebaiknya cek keamanan transportasi sebelum pergi.

5. Membawa Kartu Identitas Khusus

Penyandang disabilitas biasanya mempunyai kartu identitas khusus yang menginformasikan informasi terkait data diri, nomor kontak darurat serta kondisi medis yang sedang dialami. Kamu bisa meminta kartu khusus ini dari rumah sakit, klinik ataupun dokter pribadi yang menangani kamu.

Apabila kamu tidak memilikinya dari rumah sakit atau fasilitas kesehatan terdekat, kamu bisa membuatnya sendiri dalam bentuk seperti kartu nama. Dengan kartu informasi ini, apabila terjadi kejadian darurat yang tidak diinginkan, maka orang yang menolongmu akan langsung dapat memberikan pertolongan.

6. Menggunakan Jasa Agen Wisata Khusus

Beberapa agen perjalanan pariwisata sudah memberikan opsi fasilitas bantuan kepada para penyandang disabilitas. Menggunakan jasa agen wisata khusus bisa menjadi pilihan yang tepat terutama untuk mereka yang mungkin berniat bepergian seorang diri tanpa ditemani oleh keluarga atau teman.

Bepergian seorang diri dikhawatirkan memiliki risiko tersendiri terhadap penyandang difabel. Pilih jasa travel agent yang berpengalaman mendampingi penyandang disabilitas saat berwisata. Misalnya ada jasa travel agent yang dilengkapi oleh ahli bahasa isyarat untuk mendampingi teman tunarungu.

Patuhi tips traveling untuk penyandang difabel di atas terutama jika kamu bepergian seorang diri. Memperhatikan faktor keamanan adalah hal penting agar liburanmu nyaman dan tetap aman. Pilih destinasi wisata yang memang benar-benar ramah terhadap difabel.