Keunggulan dan Kekurangan Jenis Kain Untuk Jersey Bola

Jual Bahan Kain Paragon Hitam Toko Kain Tanah Abang Indonesia|Shopee Indonesia
source gambar : shopee.co.id

Baju bola atau jersey bola tentunya menjadi salah satu perlengkapan yang wajib digunakan oleh para pemainnya. Tak hanya untuk pemain, bahkan jersey bola juga berlaku bagi para fans dari masing-masing tim.

Seperti yang sudah kita ketahui bahwa ada banyak sekali jenis-jenis kain yang kerap digunakan untuk bahan pembuatan jersey bola. Secara otomatis, pada masing-masing jenis bahan kain tersebut memiliki keunggulan dan kekurangannya tersendiri.

Nah, secara kebetulan juga pada kesempatan kali ini akan membahas keunggulan dan kekurangan jenis-jenis bahan kain jersey. Maka dari itu, simaklah baik-baik ulasannya di bawah ini.

1. Paragon

Jenis bahan kain pertama yang akan dibahas, yakni berupa Paragon. Pada umumnya, jenis kain yang satu ini memang sering digunakan sebagai bahan baku untuk jersey basket. Seiring dengan berjalannya waktu, kini bahan Paragon juga bisa digunakan untuk jersey sepak bola.

Mengenai karakteristiknya, bahan Paragon ini tampil dengan teksturnya yang melar dan agak hangat. Dengan teksturnya yang melar, tentu saja jersey bahan Paragon tidak ketat sehingga lekukan tubuh si penggunanya tidak akan terlihat jelas.

Menariknya lagi, ternyata harga bahan kain Paragon ini relatif lebih murah dibanding jenis-jenis bahan kain lainnya ho.

2. Spandex

Selain Paragon, spandex juga merupakan salah satu jenis bahan kain yang kerap digunakan untuk jersey bola. Adapun material bahan spandex yang terbuat dari polimer sintetik atau sejenis polyester, sehingga tak heran jika ia memiliki sifat yang lebih elastis.

Bahkan yang lebih hebatnya lagi, bahan spandex ini dapat memelar hingga 5 kali dari ukuran aslinya. Tak cuma itu, ia juga tidak terlalu mengkilap, ringan, dan tidak membuat panas saat digunakan.

Nah, berkat keunggulannya inilah yang membuat bahan spandex dibanderol dengan harga mahal. Itu sebabnya, mengapa bahan spandex selalu menjadi andalan untuk produk jersey original.

3. Lotto

Selanjutnya ada bahan Lotto yang komposisinya terdiri dari material polyester. Seperti halnya spandek, bahan Lotto juga tidak terlalu mengkilap. Kendati demikian, kain Lotto terasa lebih halus dan lembut sehingga membuatnya sangat ideal digunakan untuk jersey bola.

Tak hanya untuk jersey, bahkan kain Lotto juga selalu diandalkan untuk membuat jaket olahraga maupun celana training.

4. Hyget Salur

Pada dasarnya, Hyget Salur ini masih termasuk kedalam jenis bahan spandex. Untuk karakteristiknya, kain Hyget Salur ini mempunyai sifat yang elastis, serta struktur kainnya rapi dan padat. Adapun salah satu ciri khas yang menjadi pembeda antara Hyget Salur dengan bahan kain lainnya, yakni terdapat salur di bagian permukaan kain.

Lantas, apa yang dimaksud dengan salur? Perlu kalian ketahui, salur merupakan garis-garis panjang yang mempunyai jarak beraturan. Umumnya, dari satu garis ke garis lainnya memiliki jarak sekitar 2 cm.

5. Hyget Serena

Jenis bahan kain berikutnya yang direkomendasikan untuk membuat jersey bola, yakni berupa Hyget Serena. Komposisi pada kain ini mengandung maerial nilon sehingga memiliki sifat elastis dan lentur.

Tak hanya lentur, bahkan Hyget Serena ini juga memiliki tekstur lembut, padat, dan rapi. Mengingat akan hal itu, maka tak heran jika Hyget Serena selalu menjadi andalan bagi para pengusaha konveksi jersey.

Akan tetapi, ada satu kelemahan dari bahan Hyget Serena yang harus kamu tahu. Ya, kelemahannya dapat membuat tubuh kita merasa agak gerah saat memakainya.