Tifus dan Dexycol : Mengobati Penyakit

Tifus adalah penyakit bakteri yang dapat diobati dengan antibiotik Dexycol (Thiamphenicol). Tifus ditularkan oleh kutu dan tungau, gejalanya meliputi demam, sakit kepala, dan nyeri otot. Dokter meresepkan obat ini untuk pasien yang menerima perawatan untuk kondisi medis lainnya serta untuk tifus karena juga merupakan antibiotik.

Bagaimana Tifus Menyebar

Tifus disebabkan oleh bakteri yang disebut Salmonella typhii. Penyakit ini disebarkan oleh kutu dan tungau, yang membawa tifus. Tungau juga menularkan penyakit ketika mereka batuk dengan kotoran kutu yang terinfeksi atau melalui urin mereka. Orang yang paling mungkin terkena tifus yaitu mereka yang tinggal di tempat-tempat dengan sanitasi yang buruk dan banyak tikus. Tifus tidak menular sebelum gejala muncul, itu menyebar melalui konsumsi makanan atau minuman yang sudah terkontaminasi tinja yang mengandung bakteri Salmonella typhii.

Gejala Tifus

Gejala Tifus biasanya mulai muncul satu sampai tiga minggu setelah infeksi. Tifus menyebabkan demam, sakit kepala, ruam, pembengkakan kelenjar yang menyakitkan, dan nyeri otot. Sekitar setengah dari semua pasien yang terkena tifus memiliki kasus ringan yang sembuh tanpa pengobatan dalam waktu 10 hari. Dalam kasus yang serius, penyakit ini menyebabkan penyakit kuning (kulit atau mata yang menguning) dan pneumonia, yang menyebabkan masalah pernapasan yang parah. Kematian terjadi pada sekitar 20 persen kasus akibat komplikasi seperti dehidrasi, syok, dan gagal jantung.

Mengobati Tifus dengan Dexycol

Dokter yang menduga adanya infeksi tifus pada pasien memberi mereka tes darah untuk memastikan diagnosis. Jika dokter mendiagnosis tifus atau penyakit lain yang memerlukan pengobatan antibiotik, dokter meresepkan Dexycol . Dokter menyarankan agar pasien tifus di karantina sampai gejala hilang atau hingga enam minggu setelah timbulnya penyakit untuk mencegah penularan infeksi kepada orang lain.

Kita bisa mendapatkan Dexicol di apotek terdekat baik offline maupun online. Harga Dexycol pun tergolong cukup terjangkau.

Efek Samping dan Kontraindikasi Pengobatan Tifus dengan Dexycol

Dexycol adalah antibiotik yang cukup aman tetapi dapat menyebabkan mual, muntah, diare dan kerusakan ginjal. Dokter memantau pasien untuk gejala-gejala ini untuk menghentikan obat sesegera mungkin. Mereka juga menguji fungsi ginjal secara teratur selama pengobatan dengan Dexycol. Tidak ada interaksi yang diketahui antara obat ini dengan obat atau makanan lain.

Kesimpulan

Tifus adalah penyakit yang bisa diobati dengan antibiotik Dexycol. Dokter meresepkan obat ini untuk pasien yang sedang dirawat karena kondisi medis lain dan tifus, karena juga merupakan antibiotik. Dokter menyarankan agar pasien tifus di karantina sampai gejala hilang atau hingga enam minggu setelah timbulnya penyakit untuk mencegah penularan infeksi kepada orang lain.